Archives for posts with tag: ekonomi

Wacana untuk penghapusan premium oleh Tim Pemberantasan Mafia Migas cukup menggugah hati saya yang saat ini masih tinggal di Indonesia bagian Timur. Wacana penghapusan premium tersebut pada intinya adalah meniadakan Premium (Oktan 88) bersubsidi dan menggantinya dengan Pertamax bersubsidi.

Menurut Tim, manfaat dihapuskannya Premium tersebut adalah untuk memberantas penyelundupan bahan bakar bersubsidi jenis tersebut. Saya merasa perlu untuk menyampaikan tulisan ini mengingat adanya disparitas harga yang cukup tinggi antara Pertamax di Pulau Jawa dibandingkan dengan Pertamax di luar Pulau Jawa. Saya yang untuk sementara ini tinggal di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara sangat merasakan besarnya biaya yang dibutuhkan untuk mengisi bahan bakar kendaraan akibat tingginya harga Pertamax yang mencapai sebesar Rp12.450. Bandingkan dengan harga Pertamax di Pulau Jawa yang cuman sekitar Rp10.000-an.

Harga Pertamax Kupang

Harga Pertamax Kota Kupang tanggal 29 Desember 2014

Bayangkan kalau di tengah-tengah kemiskinan yang ada di Indonesia bagian Timur, mereka masih diharuskan lagi untuk menanggung beban harga BBM dari sebelumnya Rp8.500/literr (Premium bersubsidi) menjadi sekitar Rp11.450/liter (pertamax bersubsidi Rp1.000/liter, nantinya: sumber baca di sini). Dengan tingginya inflasi di Indonesia bagian Timur yang umumnya selalu di atas nasional, apalagi dengan kenaikan harga BBM tersebut sekitar Rp2.950 (dari Rp8.500 ke Rp11.450) bisa dibayangkan betapa menderitanya rekan-rekan kita di Indonesia Timur yang juga merupakan masyarakat Indonesia yang perlu kita perhatikan. Udah miskin, disuruh makin miskin lagi. Ya kalau di Pulau jawa sih harganya ga terlalu jauh berbeda. Read the rest of this entry »

Advertisements

Kebanyakan manusia punya tujuan individu yang relatif sama yakni untuk memperbaiki keturunan dan meningkatkan kemakmuran pribadi dan golongan. Memang kita sadari bahwa tidak semuanya sukses dalam mencapai tujuan tersebut. Masing-masing individu mempunyai kapasitas dan kapabilitas yang berbeda satu sama lain.

Individu dengan kemampuan dan kesempatan yang lebih baik memiliki kemungkinan besar untuk memenangkan persaingan dengan orang lainnya dalam mencapai tujuan tersebut. Ketidaksamaan peluang dan kemampuan tersebut pada akhirnya menyebabkan wealth inequality (selanjutnya disebut inequality)atau ketidaksamaan kemakmuran antara manusia satu dengan lainnya.

Masalah inequality ini ternyata banyak dialami oleh negara maju seperti: Amerika (negara tebesar di Dunia dilihat dari Produk Domestik Bruto). Bilyuner dan orang-orang terkaya di Dunia pada umumnya berkewarganegaraan Amerika. Permasalahan dari adanya bilyuner di negara tersebut adalah tingginya gap pendapatan per tahun antara 10% penduduk Amerika pada urutan pendapatan tertinggi dengan 50% penduduk Amerika pada urutan pendapatan terendah adalah sangat jauh (pendapatan setelah pajak/income tax).

income shares thomas piketty

Read the rest of this entry »

Salah satu hobi saya adalah membaca. Cukup banyak bacaan saya yang ditulis oleh penulis asing. Hal tersebut menyebabkan saya, sedikit banyak, terpengaruh oleh pandangan dari penulis-penulis tersebut.

Beberapa buku yang telah saya baca:

IMG_20140223_150633

Di bidang keuangan, misalnya, influence dari Nassim Nicholas Taleb, Michael Lewis dan John Kay sangat mempengaruhi view saya. There is no free lunch, you cannot beat the market, random walk down wall street dan beberapa istilah keuangan lainnya pun turut saya pahami.

Saya yakin pembaca sekalian juga memiliki idola dari luar negeri yang juga menjadi influence dalam kehidupan sehari-hari. Entah itu dari sisi gaya hidup, keuangan, fashion maupun lainnya.

Adanya pengaruh dari budaya luar (asing) tersebut ternyata sudah merasuk pada kehidupan sehari-hari kita. Sebegitu merasuknya sampai membuat kita lupa dengan kearifan lokal kita sendiri.

Read the rest of this entry »

Anda pasti sering melihat peta dunia kan?

Peta dunia adalah simplifikasi atas dunia (bumi) yang sebenarnya adalah berbentuk bola 3 dimensi yang kemudian diproyeksikan dalam peta 2 dimensi.

Peta dunia yang umum kita lihat adalah yang peta bumi yang seperti ini:

peta dunia

Peta dunia tersebut mengambil sudut pandang dengan menggambarkan Amerika, Afrika, Eropa, Asia dan Australia (dari kiri ke kanan). Permasalahannya disini adalah: adanya ilusi bahwa Asia dan Rusia letaknya sangat sangat jauh jika ke Amerika. Kemungkinan tersebut dapat terjadi karena 2 hal:

1. Kita benar-benar tidak mengetahui bahwa bumi itu bulat sehingga mempercayai kebenaran hal tersebut

2. Kita tahu bahwa bumi itu bulat namun tertipu dengan adanya penggambaran/sudut pandang dari peta tersebut.

Saya yakin ada beberapa pembaca yang masuk kategori 2 (tertipu karena sudut pandang) =P

Read the rest of this entry »

Beberapa minggu lalu saya membaca sebuah link/blogpost dari suamigila.com yang berasal dari ReTweet teman saya di twitter.

Posting tersebut mengulas tentang: Swasembada di Indonesia.

Setelah membaca dengan seksama posting tersebut, saya merasa posting tersebut isinya lumayan namun terlalu panjang.

Posting tersebut menurut saya dapat disederhanakan lebih lanjut menjadi 1-3 paragraf saja dengan mengambil tema Comparative Advantage of Indonesia.

Teman-teman yang belajar ekonomi pasti mengenal tema dari comparative advantage – David Ricardo.

A Country could not fullfill all of their need alone. Suatu Negara memerlukan negara lainnya untuk memenuhi kebutuhannya dengan lebih baik.

Read the rest of this entry »

Jembatan Selat Sunda (JSS) menjadi isu yang hot di pemerintahan khususnya pada Tim 7 yang terdiri dari Menteri Pekerjaan Umum dengan anggota Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Perindustrian, Sekretaris Kabinet, dan Kepala Bappenas. Tim 7 tersebut ditunjuk oleh Presiden SBY untuk membahas perencanaan pembangunan JSS.

Apa sih JSS?JSS adaah jembatan yang dapat menghubungkan pulau Jawa dengan pulau Sumatera. Jembatan yang akan menghubungkan kedua pulau tersebut dibangun pada provinsi Banten dan provinsi Sumatera Selatan.

Pada saat ini, masyarakat yang ingin menyeberang laut dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera harus menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakaheuni, demikian sebaliknya. Memang, pada saat ini banya terjadi antrian panjang di pelabuhan tersebut disebabkan minimnya jumlah dermaga yang beroperasi, jumlah kapal yang tidak memadai dan tentunya kecepatan kapal yang cukup lemot mengingat umurnya yang sudah tua.

JSS diharapkan dapat mengeliminasi permasalahan kemacetan tersebut dan memperlancar arus barang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera.

Berikut ini adalah gambar JSS yang pernah dimuat di Kompas:

jembatan selat sunda

Berdasarkan informasi dari perancang JSS, yakni Prof. Wiratman Wangsadinata, tersebut, dikatakan bahwa jembatan tersebut akan memiliki ketahanan terhadap gempa hingga mencapai 9 skala richter.

Perlu diketahui bahwa jembatan tersebut merupakan inisiasi dari Tomy Winata (Pemilik Bank Artha Graha) yang kemudian menggandeng Pemerintah Banten dan Lampung membentuk konsorsium PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS).

Berdasarkan informasi terakhir dari media massa, pembangunan JSS tersebut membutuhkan dana minimal sebesar Rp200 Triliun dengan jangka waktu pembangunan selama 10 Tahun. (Nilai Proyek Jembatan Selat Sunda) Read the rest of this entry »

Saat ini pertumbuhan ekonomi memang menjadi salah satu topik hangat di seluruh dunia.

Indonesia merupakan 1 dari 3 negara di dunia yang bertumbuh dengan pertumbuhan ekonomi lebih dari 6% selain China dan India.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi tersebut? Pertumbuhan ekonomi yang dimaksud disini adalah pertumbuhan (growth) dari seluruh output suatu negara pada satu periode tertentu. Sementara definisi output disini adalah seluruh Konsumsi + Investasi + Pengeluaran Pemerintah + Net Ekspor (Ekspor – Import).

economy growth

Seringkali kita melihat ekonom dan institusi di negeri kita seperti Kementerian Keuangan, Tempat saya bekerja, Fakultas Ekonomi, Bank dan lainnya maupun institusi di luar negeri seperti World Bank dan International Monetary Fund (IMF) melakukan proyeksi untuk Indonesia dan negara lainnya.

Proyeksi terhadap perekonomian Negara Indonesia tersebut bisa benar dan juga bisa salah namun pastinya proyeksi tersebut tetap diperlukan sebagai anchor (jangkar) yang dibutuhkan oleh pelaku usaha di Negara Indonesia termasuk pelaku usaha dari negeri lain yang ingin berinvestasi di Negara Indonesia. Read the rest of this entry »