Archives for category: Opinion

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2012 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

600 people reached the top of Mt. Everest in 2012. This blog got about 4,700 views in 2012. If every person who reached the top of Mt. Everest viewed this blog, it would have taken 8 years to get that many views.

Click here to see the complete report.

Berikut ini adalah lanjutan dari tulisan saya sebelumnya:

Good Graphics, Bad Graphics (Part 1)

3 Grafik selanjutnya adalah sebagai berikut:

Contoh 3: Grayscale

Obama Grayscale

Gambar diambil dari Wall Street Journal.

Harian sekelas “Wall Street” pun masih bisa melakukan kesalahan. Untuk gambar diatas misalnya, tidak ada informasi yang jelas terkait dengan state yang memilih Obama/Romney untuk Pemilu AS tahun 2012. Mungkin kalau gambar tersebut dicetak dengan warna pasti hasilnya berbeda. Masalahnya adalah, anda harus selalu bersiap untuk hal yang tidak diperkirakan sebelumnya, yakni pencetakan hitam/putih/grayscale.

Untuk pencetakan grayscale, anda harus menggunakan tanda untuk legenda pada gambar. Legenda untuk grayscale harus lebih dari sekedar warna, dia harus ditambahkan simbol atau garis.

Berikut adalah reproduksi saya dengan warna grayscale dari gambar diatas:

Obama’s Divided Nation

Untuk dicetak 1 warna hitam saja pun juga bisa, asalkan ada tambahan simbol atau garis sebagai legenda pada gambar.

Gambar 4: Perbedaan Satuan

Seringkali kita dihadapkan dengan data yang harus ditampilkan dalam grafik namun sayangnya dia memiliki satuan yang berbeda. Hasilnya adalah data ambiguity jika data yang memilik satuan yang berbeda tersebut tidak ditampilkan pada dua sumbu Y seperti gambar berikut: Read the rest of this entry »

Ah, kali ini saya terlambat untuk menambahkan tulisan pada blog saya, seharusnya saya menulis minimal 1 kali dalam 1 bulan (oktober kemarin saya sama sekali tidak menambahkan tulisan di blog). Maafkeun yak =D

——————————————————————————————-

Oke, kali ini saya akan membahas beberapa miskonsepsi dalam menampilkan grafik atau gambar yang menjelaskan tentang data.

Ilmu untuk menjelaskan/menampilkan grafik ini utamanya saya peroleh dari mata kuliah statistik. Saya masih ingat sekali waktu Dosen saya (Dr. Nani Kurniati) menjelaskan tentang dasar statistik dulu pada waktu semester 1 =P Tentunya ditambah dengan ilmu dari ebook, majalah dan lainnya =)

Hadeh, ternyata menampilkan grafik saja ada ilmunya yaa.. hahaha..

Oke, langsung aja pada konsep dan aplikasinya. Read the rest of this entry »

People exaggerate their success a lot.

They forget that the performance or success they achieved are given or even luck based. By means that the success they brag is not because of their work.

Example:

Stock market: Many investors blame the market when their stocks decline and credit themselves with wise investing when the same stocks rise.

Leader: Many people who think themselves as a leader, even though that they are arbitrarily chosen as a leader, feel that they reserve the right to exaggerate that they deserve more praise than that of the member of the group.

There are many other example that many people exaggerate about their success and forgot being thankful.

Read the rest of this entry »

Don’t judge a book by its cover. Pepatah lama yang cukup sering kita gunakan.

Namun demikian, saya benar-benar ingin membahas bahwa kita tidak boleh hanya menjudge isi sebuah buku dari cover.

Saya sendiri jarang kali menilai sebuah buku dari covernya dan biasanya dalam menilai sebuah buku saya menggunakan testimoni dari orang yang sudah membaca buku tersebut.

Eh, kok kebetulan jaman sekarang kok ya di buku-buku yang tersebar di banyak toko buku seperti Gramedia, Periplus dan lainnya sudah mencantumkan testimoni pada Cover buku tersebut (baik cover depan maupun cover belakang). Misalnya pada buku berikut ini:

Cover buku

Testimoni dari buku itu dibuat oleh Tata Suharta, Aktivis Muda sebagai berikut:

Membaca buku ini seperti menapaki gelombang sejarah, merefleksikan, kenyatan masa lalu, realitas masa kini dan mencoba mendefinisikan masa depan. Di tengah kemelut ekonomi, huku, sosial dan politik dalam skup kebangasaan Indonesia diperlukan gagasan atau pemikiran sistematis dalam kerangka global untuk menyegarkan aktivitas setiap gerakan kepemudaan dan kebangsaan. Buku ini sangat menggugah dan menyadarkan.

Kalau dengan testimoni kayak gitu, buku ini cocok dibaca untuk siapa ya? Hehe..

Beberapa minggu yang lalu, saya baru saja selesai membaca buku Fooled by Randomness-nya Nassim Nicholas Taleb. A very good book untuk para pekerja di bidang keuangan.

Di dalam buku itu dibahas tentang Survivorship Bias yang dialami oleh manusia khususnya dalam kaitannya dengan investasi.

Survivorship bias itu kalau dalam kehidupan sehari-hari misalnya adalah: banyak generasi muda kita saat ini yang ingin menjadi artis dengan melihat artis-artis muda yang saat ini dapat tetap eksis dan sukses (survivor) tanpa menyadari betapa banyaknya artis muda lainnya yang sudah tenggelam dan anak-anak muda lainnya yang ingin menjadi artis.

Nah, kalau dalam permasalahan buku ini, kita juga dapat mengalami survivorship bias tersebut.

Read the rest of this entry »

Jembatan Selat Sunda (JSS) menjadi isu yang hot di pemerintahan khususnya pada Tim 7 yang terdiri dari Menteri Pekerjaan Umum dengan anggota Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Perindustrian, Sekretaris Kabinet, dan Kepala Bappenas. Tim 7 tersebut ditunjuk oleh Presiden SBY untuk membahas perencanaan pembangunan JSS.

Apa sih JSS?JSS adaah jembatan yang dapat menghubungkan pulau Jawa dengan pulau Sumatera. Jembatan yang akan menghubungkan kedua pulau tersebut dibangun pada provinsi Banten dan provinsi Sumatera Selatan.

Pada saat ini, masyarakat yang ingin menyeberang laut dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera harus menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakaheuni, demikian sebaliknya. Memang, pada saat ini banya terjadi antrian panjang di pelabuhan tersebut disebabkan minimnya jumlah dermaga yang beroperasi, jumlah kapal yang tidak memadai dan tentunya kecepatan kapal yang cukup lemot mengingat umurnya yang sudah tua.

JSS diharapkan dapat mengeliminasi permasalahan kemacetan tersebut dan memperlancar arus barang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera.

Berikut ini adalah gambar JSS yang pernah dimuat di Kompas:

jembatan selat sunda

Berdasarkan informasi dari perancang JSS, yakni Prof. Wiratman Wangsadinata, tersebut, dikatakan bahwa jembatan tersebut akan memiliki ketahanan terhadap gempa hingga mencapai 9 skala richter.

Perlu diketahui bahwa jembatan tersebut merupakan inisiasi dari Tomy Winata (Pemilik Bank Artha Graha) yang kemudian menggandeng Pemerintah Banten dan Lampung membentuk konsorsium PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS).

Berdasarkan informasi terakhir dari media massa, pembangunan JSS tersebut membutuhkan dana minimal sebesar Rp200 Triliun dengan jangka waktu pembangunan selama 10 Tahun. (Nilai Proyek Jembatan Selat Sunda) Read the rest of this entry »

Saat ini pertumbuhan ekonomi memang menjadi salah satu topik hangat di seluruh dunia.

Indonesia merupakan 1 dari 3 negara di dunia yang bertumbuh dengan pertumbuhan ekonomi lebih dari 6% selain China dan India.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi tersebut? Pertumbuhan ekonomi yang dimaksud disini adalah pertumbuhan (growth) dari seluruh output suatu negara pada satu periode tertentu. Sementara definisi output disini adalah seluruh Konsumsi + Investasi + Pengeluaran Pemerintah + Net Ekspor (Ekspor – Import).

economy growth

Seringkali kita melihat ekonom dan institusi di negeri kita seperti Kementerian Keuangan, Tempat saya bekerja, Fakultas Ekonomi, Bank dan lainnya maupun institusi di luar negeri seperti World Bank dan International Monetary Fund (IMF) melakukan proyeksi untuk Indonesia dan negara lainnya.

Proyeksi terhadap perekonomian Negara Indonesia tersebut bisa benar dan juga bisa salah namun pastinya proyeksi tersebut tetap diperlukan sebagai anchor (jangkar) yang dibutuhkan oleh pelaku usaha di Negara Indonesia termasuk pelaku usaha dari negeri lain yang ingin berinvestasi di Negara Indonesia. Read the rest of this entry »

Saya selalu tertarik dengan Hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi

“Uthlubul Ilma Walau Bishin.”

Arti dari hadits tersebut adalah

Carilah Ilmu Sampai Ke Negeri Cina.”.

Saya sendiri tidak mengetahui riwayat Hadits tersebut apakah dia Hasan atau dhoif. Tapi yang pasti saya sangat tertarik dengan pengertian dari Hadits Tersebut.

Okay, menurut pemikiran saya terkait dengan hal tersebut, berarti ada hal penting yang perlu kita pelajari dari Negara Cina.

Beberapa waktu yang lalu, saya sedikit terhenyak bahwa ternyata Cina sudah dapat melakukan proses pembentukan besi (pengecoran/casting) sejak 200 SM (Sebelum Masehi) terbukti dari adanya uang koin Cina yang bentuknya cukup rumit.

Koin cina

Dan ternyata Eropa, negara yang katanya sudah maju perindustriannya, baru bisa melakukan proses tersebut pada tahun 1800 M (Masehi). Jauh tertinggal.

Cina relatif tidak mempublikasikan hasil karyanya disebabkan pemerintahan mereka pada saat itu yang bersifat Dinasti dan sangat tertutup bagi Dunia.

Saya pun jadi lebih tertarik untuk belajar dengan Cina, karena saya yakin hadits tersebut benar adanya. Bahkan kalau dapat kita interpretasikan, Nabi pun mengetahui bahwa China memiliki kemajuan luar biasa dibandingkan dengan Negara lainnya.

Agak maju sedikit, saya pun mencari hal-hal lainnya terkait dengan hal lain yang terkait dengan Cina dimasa lampau. Saya pun terhenyak begitu menemukan 2 (dua) foto ini pada video Martin Jacques: Understanding the Rise of China (TED Salon di London oleh Tahun 2010). A Must see video!

Foto 1:

Golf di China

Foto tersebut adalah Foto lukisan dari Cina yang dibuat sekitar tahun 1400 M! Dari Foto tersebut dapat kita ketahui bahwa 2 orang tersebut (mungkin adalah pejabat) sedang melakukan olahraga dengan menggunakan stik, bola, dan lobang seperti Golf pada umumnya =))

Foto 2:

Kapal Laksamana Cheng Ho - Columbus

Foto tersebut adalah foto perbandingan dari 2 (dua) kapal. Kapal yang besar adalah kapal milik Laksamana Cheng Ho (laksamana dari Cina) yang digunakan untuk berkeliling Dunia pada sekitar tahun 1500 M, mulai dari Afrika sampai dengan Asia. Ukuran asli dari kapal tersebut adalah 58 meter, dan perlu diketahui bahwa dalam pelayaran tersebut Laksamana Cheng Ho berlayar bersama setidaknya dengan 30 (tiga puluh) kapal lainnya!

Untuk foto kapal Kecil dengan layar warna putih tersebut, tebak kapal itu milik siapa?

Kapal itu adalah milik dari Christopher Colombus yang digunakan sekitar 80 tahun kemudian untuk menemukan benua Amerika!

Kecil dan jauh ukurannya jika dibandingkan dengan kapal milik Laksamana Cheng Ho!

Kalau kita runut kembali pada saat hadits tersebut muncul yakni sekitar tahun 600 M, dapat kita pastikan bahwa memang Cina sudah jauh lebih maju dibandingkan banyak negara lainnya di Dunia.

Belum jika kita lihat bangunan-bangunan lainnya seperti Great Wall of Cina yang panjangnya ribuan kilometer dan membentang di pengunungan di Cina dan dibangun 100 SM!

The Great Wall of China

Sampai dengan sekarang pun Cina terus berkembang menjadi kekuatan besar Dunia dengan banyak sekali Ide-Ide baru dan hal-hal terbesar di Dunia seperti bendungan Terbesar di Dunia. Bahkan ide-ide baru seperti Straddling Bus, Kereta Cepat yang tidak berhenti di stasiun (!) dan ide lainnya yang memang sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan tingginya kepadatan dan jumlah penduduk Cina yang mencapai 1,3 Milyar orang pada tahun 2010.

Ditambah 1 lagi, diperkirakan Cina dalam Perekonomian akan menjadi sebesar AS hanya dalam waktu 8 tahun lagi yakni 2020.

Ya, benar adanya, Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Sudah jelas, bahwa masa depan, setidaknya 1 generasi ke depan, itu ada di Cina.

Sangat-sangat banyak yang dapat diambil pelajaran dari Cina.

Namun 1 hal yang perlu saya sampaikan, untuk menuntut ilmu di Negeri Cina tersebut kita perlu belajar bahasanya (Mandarin) terlebih dahulu =)

Selamat belajar banyak hal dari Cina! =)

Pagi ini, iseng-iseng nonton video TEDxJakarta. Nonton TEDxJakarta juga pengen ngebandingin dengan acara yang akan diadakan di ITS yakni TEDxITS =P

TEDx_logo_sydney_022309

Saya menonton beberapa video, Barry Likumahuwa, Anies Baswedan, dan lainnya. Tapi yang paling nendang buat saya yaitu kata-kata dari Ridwan Kamil. Wondering who is Ridwan Kamil? find about him here at his blog: Daydreamer’s diary

Video Ridwan Kamil dalam TEDxJakarta: Read the rest of this entry »

I wrote this 2 years ago:

———————————————————————————————–

Working in McKinsey or any Consulting companies had been a dream of mine. But now, i dont bother with it anymore.

mckinsey_and_company

This was some reasons why i ever wanted to go to one of the best consulting company in the world:

Read the rest of this entry »