Pertanyaan mengenai pensiun dan atau pensiun muda ini seringkali menggelitik saya ketika ada di tengah-tengah kerjaan yang menumpuk. Ingin sekali pensiun muda, ga perlu kerja, punya income yang memadai sampai dengan batas usia.. Mungkin ga sih? hehe..

Enak kali ya pensiun dini? bisa jalan kemana-mana dan menikmati hidup dikala masih muda.

early retirement

Kembali ke laptop.

Terkait dengan perencanaan pensiun, apa sih tujuan yang ingin kita capai saat tua nanti? Banyak insan yang akan menjawab memiliki banyak aset, ada juga yang menjawab dengan sehat sampai akhir hayat, ada juga yang menjawab bisa mewariskan harta ke anak. Berdasarkan dasar perencanaan pensiun yang baik, tujuan pensiun yang paling pas adalah:

Memiliki gaya hidup pada saat pensiun sama dengan gaya hidup pada saat sebelum pensiun.

Makna tujuan pensiun yang saya sebutkan tersebut implikasinya cukup besar. Ilustrasinya adalah kalau misalnya kita waktu masih muda (sebelum pensiun) bisa jalan-jalan ke luar negeri setiap tahun, ya nanti waktu tua (pensiun) juga harus bisa melakukan hal yang sama. Kalau misalnya kita waktu masih muda dapat gowes sejauh 100km, ya kalau pensiun juga harus bisa melakukan hal yang sama (maksudnya adalah menjaga kesehatan).

Jadi, sebenarnya perencanaan pensiun tersebut harus direncanakan dengan sangat matang. Tidak hanya dari sisi keuangan, tapi juga dari sisi fisik dan kesehatan. Anda pasti tidak mau pensiun dengan terbaring lemas dan lunglai di rumah sakit tanpa bisa menikmati hidup tenang dengan banyak waktu pada saat pensiun. Kalau dari sisi kesehatan, mungkin saya hanya bisa berpesan: perbanyak berolahraga dan kurangi makan junk food.

Kembali ke judul tersebut di atas.

Kalau misalnya saya di usia yang saat ini menginjak usia 27 tahun dan ingin pensiun pada esok hari, berapa dana yang harus saya miliki dan saya investasikan agar mampu memenuhi seluruh kebutuhan saya sampai dengan pensiun nanti?

Saya akan mencoba menjawab hal tersebut dengan menggunakan perhitungan dana abadi. Dana Abadi apaan sih? baca di posting sebelumnya. Terkait dengan hal tersebut, ada beberapa data yang perlu dikumpulkan yakni Besaran Dana Investasi, Angka Harapan Hidup, Inflasi, Hasil Investasi, Usia Saat Ini, Biaya Hidup (dirata-ratakan secara bulanan).

kebutuhan pensiun

Btw, angka harapan hidup masyarakat Indonesia adalah sekitar 71 tahun. Jadi kalau toh anda ga berniat sama seperti saya untuk pensiun esok hari =P anda harus ingat bahwa anda harus memiliki stream of income yang memadai selama minimal 15 tahun masa pensiun anda, asumsi anda memasuki pensiun pada usia 56 tahun.

Untk angka inflasi dan hasil investasi, saya menggunakan angka rata-rata inflasi ke depan sekitar 6% per tahun dan hasil investasi setelah pajak sebesar 9,6% per tahun.

Sumber data Angka Harapan Hidup: Bappenas.

Jadi ilustrasinya seperti ini, dengan menggunakan angka asumsi dari diri saya sendiri:

Pendapatan: Anda akan menempatkan uang anda dalam bentuk investasi yang 100% aman, dengan return 9,6% per tahun.

Pengeluaran: Anda akan mengeluarkan biaya sebesar Rp15.000.000,00 per bulan (termasuk asuransi kesehatan, biaya hidup, cicilan rumah, cicilan kendaraan, tabungan pendidikan anak, tabungan liburan ke luar negeri, persiapan tabungan pernikahan anak dan lainnya), dengan tingkat inflasi sebesar 6,00% rata-rata per tahun, untuk jangka waktu usia saat ini (27 Tahun) sampai dengan angka harapan hidup (71 Tahun) yang berarti adalah sepanjang 44 tahun.

Btw, dengan asumsi inflasi 6,00% per tahun, biaya yang harus kita keluarkan pada usia 71 tahun (Tahun 2056) agar sama dengan uang saat ini yang sebesar Rp15.000.000 adalah sebesar Rp264.880.498,00. Rendah sekali ya nilai uang itu..

Nah, yang ingin saya pastikan adalah, dana yang saya investasikan tetap dan tidak berkurang sehingga saya bisa menikmati hasil investasi saya untuk pengeluaran saya ke depan. Apabila terdapat selisih hasil investasi terhadap pengeluaran bulanan, akan saya masukkan dalam dana investasi saya (menambah investasi awal).

Sheet excel untuk asumsi saya tersebut diatas dapat dilihat atau diunduh di excel pensiun dana abadi.

Berdasarkan perhitungan saya, apabila saya ingin pensiun dalam jangka waktu besok s/d 5 tahun ke depan, saya membutuhkan dana sebagai berikut:

dana abadi untuk pensiun

Jadi, kalau saya mau pensiun hari ini, kira-kira saya membutuhkan dana sebesar Rp4,024 Miliar. Haha, banyak banget euyyyy.. Sayangnya ga punya duit sebanyak itu jadi ga bisa pensiun esok hari =P

Aniwei, kalau misalnya Rp15.000.000,00 per bulan untuk seluruh pengeluaran tersebut rasa-rasanya masih kurang, saya juga sudah mencoba menghitungkan untuk biaya sebesar Rp20.000.000 per bulan, dengan hasil sebagai berikut:

dana abadi untuk pensiun

Malah lebih banyak lagi, dana yang harus anda siapkan hari ini adalah sebesar Rp5,365 Miliar supaya bisa pensiun besok =P

Aniwei, ini juga mengajarkan pada kita bahwa, kalau mau pensiun dengan bahagia, kelolalah dengan baik gaya hidupmu saat ini. Semakin besar biaya yang kamu keluarkan terkait dengan gaya hidupmu sekarang, semakin besar pula yang harus kamu tanggung nanti pada saat pensiun.

Jadi, apa anda ingin pensiun dan menikmati hidup mulai hari esok? karena saya tidak punya uang sebanyak itu, sepertinya saya harus memilih untuk menabung dan pensiun pada usia pensiun 50-an tahun. Semoga bisa lebih cepat =)

Aniwei, selamat memperbaiki gaya hidup dan selamat mempersiapkan pensiun!

Advertisements