Bayangkan anda bekerja di sebuah institusi penelitian dan pengembangan kebijakan untuk rakyat miskin. Melihat kinerja dan kapabilitas anda yang sangat moncer sejak kuliah, banyak sekali perusahaan-perusahaan lain yang menawarkan posisi lebih baik untuk Anda.  Semata-mata karena melihat kemampuan dan kapabilitas anda yang cukup istimewa.

Anda menolak semua tawaran tersebut karena inilah impian Anda sejak kuliah. Sayang sekali, walaupun Anda sudah berusaha keras 5 tahun terakhir dan sangat berhasil dalam membantu pengentasan kemiskinan, ternyata peran Anda tidak banyak diapresiasi oleh orang lain. Baik itu oleh atasan Anda maupun masyarakat luas yang nyata-nyata telah merasakan manfaat kehadiran anda di institusi itu.

Penghasilan Anda selama 5 tahun tersebut, walaupun masih belum memiliki tempat tinggal sendiri alias tinggal di rumah mertua, Anda sudah memiliki mobil yang cicilannya sudah hampir lunas. Sementara itu, suami ipar Anda adalah seorang penjual di sebuah perusahaan Bursa Efek, dan terus mendapatkan komisi besar – komisi – komisi besar yang ajek. “Prestasinya bagus sekali”, seperti yang Anda dengar, khususnya dari mertua lelaki Anda, dengan bicara yang hampir tanpa jeda – yang membuat anda sadar bahwa ia sedang membuat perbandingan. Itu tidak disengaja, tetapi ia telah melakukannya.

Liburan keluarga ternyata bisa sangat menyiksa. Anda terpaksa bertemu dengan suami ipar Anda dalam acara pertemuan keluarga dan anda selalu bisa merasakan tanda-tanda frustasi pada diri anda, yang untuk beberapa saat tampak menyesal telah menikah dengan seorang pecundang, sebelum akhirnya menghibur diri dengan kedahsyatan profesi Anda. Namun istri Anda harus memerangi kekecewaanya. Adiknya, ipar Anda, tiada henti berceloteh tentang rumah barunya, catnya yang nomer wahid.

Sepulan dari acara tersebut, istri Anda tiada hentinya berceloteh di dalam mobil sembari terus “menasehati” dan “menceramah” anda. Mulai dari masuk mobil sampai di dalam kamar. Tidak berhenti sampai disitu, ternyata mertua anda ikut2an menceramahi anda hingga larut malam.

Sesuatu yang riil yang mungkin terjadi. Anda kemudian berfikir, apa yang seharusnya anda lakukan? Haruskah ada sesuatu -isme yang anda korbankan?

Anda sebenarnya sudah cukup makmur dengan kondisi saat ini. But hey, wealth is relative.

Manakah yang akan anda pilih dari dua opsi di bawah ini:

a. Anda berpenghasilan 15jt per bulan sedangkan semua teman baik anda berpenghasilan 20jt per bulan; atau

b. Anda berpenghasilan 12jt sedangkan semua teman baik anda berpenghasilan 8jt per bulan.

Post selanjutnya akan membahas tentang hal tersebut dan relative wealth.

Advertisements